Rabu, 18 Desember 2013

My Art

Memiliki banyak kegiatan itu menyenangkan. saya termasuk seseorang yang mencintai dunia seni. saya tidak pernah belajar tentang seni tetapi selalu memiliki keinginan untuk tahu tentang seni jadi saya belajar sendiri mengenai apapun yanng saya suka :)

Seni Musik
Seni Rupa
                  

Seni Tari
                            

Seni mengajarkan banyak hal, bagaimana kita belajar keindahan, kita mengontrol diri dan emosi, serta banyak hal lain yang dapat kita pelajari.


Selasa, 30 April 2013

ketercapaian karya

ada banyak hal yang harus kita kerjakan, sehingga banyak sekali kegiatan yang tidak kita hiraukan, sehingga mungkin kita tidak mengerti potensi apa yang ada di dalam diri kita mulai dari yang paling sederhana hingga untuk sesuatu yang rumit. menyenankan sekali jika kita dapat menemukan apa yang sebelumnya tidak pernah ada. sedikit cerita dalam kepulanganku hari ini. siang ini iphe pulang untuk kesekian kalinya pada siang hari, karena pada saat ini iphe selalu pulang sore atau malam, sehingga memang iphe tak mendapatkan apa yang dia ingin kerjakan. iphe adalah tipe-tipe orang yang tidak suka berdiam diri, harus ada yang dikerjakan. ketika ia melihat anime kesukaannya ia berusaha untuk menemukan arti gambar itu, kemudian inisiatif menghampirinya dalam benak. ia mencetak file gambar anime ryota kise kesukaannya.. 


awalnya begitu rumitnya coretan-coretan dalam gambar itu membuat iphe resah, gundah..  halahhh... iphe merasa menyerah... tapi inilah yang dinamakan tantangan.. ketika kita melihat tujua kita, kita harus mulai melangkah dengan cepat dan tepat. segalanya akan semakin membaik ketika kita mau mencoba dan memperbaiki sesuatu yang salah. jadi ketika kita melihat sebuah ketercapaian karya atau ketercapaiannya tujuan kita itu semua akan terasa indah dan akan membuat semua menjadi melting.. hahaha 

meskipun banyak luka, banyak pengorbanan yang didapati dalam sebuah proses, semua akan indah dan merasa keterpuasan hati dalam puncaknya.  #MyFirstNoteOn2013

Rabu, 08 Agustus 2012

Tugas OSMARU FISIP UNS 2012


Berkreasi dengan kekreatifitasan
Randi adalah anak yang rajin setiap hari ia selalu membantu orang tuanya tetapi dia tinggal dalam keluarga yang tidak mampu. Selain rajin, ia juga anak yang cerdas dan kreatif, ia selalu menggunakan waktu luangnya untuk membuat sesuatu yang berguna seperti hasta karya yang dapt dijual sehingga ia banyak memperoleh penghasilan dari hasil hasta karyanya yang dijual itu. Sejak dari SD hingga SMA ini dia juga mendapatkan beasiswa untuk siswa yang berprestasi, walaupun ia seorang anak dari keluarga yang tidak mampu, tetapi bersekolah di sekolah-sekolah yang favorit di kotanya. Ia tidak selalu khawatir akan biaya sekolahnya karena is mendapat beasiswa penuh saat ia bersekolah.
Kini Randi sudah lulus SMA, ia mendaftar di perguruan tinggi negeri yang terkenal di kotanya, ia mendaftar lolos di jalur bidikmisi sehingga ia tak khawatir dalam membayar biaya sekolahnya. Ia juga masih sering membuat hasta karya yang ia ciptakan untuk dijual dan ia mendapat tambahan uang saku. Ia membuat hasta karya dengan barang-barang bekas yang ia temukan.
Ospek di universitas yang ia masuki telah tiba, ada sebuah tugas yang menuntutnya harus membuat hasta karya dari barang-barang bekas, sehingga dengan mudahnya ia membuat hasta karya tersebut. Ia juga menang dalam perlombaan kekreatifitasan dalam membuat hasta karya tersebut.
Suatu saat ada perlombaan hasta karya tingkat internasional yang diadakan di Jepang. Ia sangat ingin ikut. Ia ingin menunjukan kekreatifitasannya tidak hanya dilingkungannya tetapi kepada seluruh dunia. Tetapi ia sangat murung, ia berpikir bagaimana ia bisa ke Jepang, uang yang ada dalam tabungannya saja tidak cukup untuk membawanya dalam perlombaan tersebut. Kemudian ia berpikir untuk membuat hasta karya yang lebih banyak untuk dijual dan ia mencari sponsor-sponsor supaya ia bisa pergi ke jepang dan mengikuti perlombaan tersebut.
Randi pun memulai pekerjaannya. Dia pergi kesana kemari, memasukan proposal ke banyak perusahaan untuk mendapatkan sponsor dengan menunjukan ribuan hasta karyanya dalam sebuah photo. Banyak yang menolak sampai pada akhirnya ada sebuah perusahaan yang mau menyeponsorinya untuk berangkat dalam perlombaan hasta karyanya itu.
Sebelum berangkat ke Jepang ia juga masuk dalam rekor muri sebagai orang kreatif yang mampu menghasilkan hasta karya terbanyak dalam berbagai macam bentuk yang tidak sama. Pada hari yang ditentukan pun tiba. Ia berangkat ke Jepang dengan kekreatifitasannya didalam otaknya yang sangat besar. Akhirnya ia mengikuti perlombaan tersebut dan menang sebagai juara. Ia sekarang sudah terkenal di dunia dan ia sudah hidup berkecukupan bersama keluargaanya –

Nama : Ira Pratiwi
Jurusan : Ilmu Komunikasi

Minggu, 05 Agustus 2012

AYAH TIDAK CINTA?


                Ayahku adalah seorang ayah yang sangat baik kepada siapapun. Dia selalu membuat kami senang. Dia juga tak pernah melakukan atau mengatakan sesuatu yang membuat kami kecewa. Itu adalah ayah kami. Dia sangat menyayangi kami. Aku dan adikku selalu berkcukupan dengan segalanya karena ayahku seorang pengusaha sukses. Usahanya sudah sangat menjamur di kota Jakarta ini. Dan kehidupanku sangatlah membahagiakan karena aku hidup dalam keluarga yang saling menyayangi dan menghargai.
                Suatu ketika aku dan adikku pulang pagi karena itu ayah mengajak kami sejenak melihat-lihat  lahan yang akan dibangun sebuah proyek untuk perusahaannya. Ditempat itu aku melihat seorang ibu menggendong anaknya yang sepertinya sedang sakit. Tak lama kemudian adikku Cisa yang masih berumur enam tahun itu berlari mendatangi perempuan  itu dan bertanya, “apakah ibu butuh bantuan?” tetapi jawab ibu itu “kamu anak yang sangat baik nak, tapi sebaiknya kamu menjauhi tempat ini karena anak saya punya penyakit yang menular, aku tidak mau ayahmu akan menyalahkan kami yang tak punya apa-apa ini.” Karena sedih melihat ibu itu, Cisa berkata “aku ingin membantu ibu, ayah mengajarkanku untuk saling membantu.” Lagi –lagi perempuan itu menjawab “aku akan meninggalkan tempat ini karena ayahmu akan memakai tempat ini untuk proyeknya”. Tak lama kemudian anak seorang ibu itu menangis kesakitan dan Cisa pun lari kembali ketempat aku dan ayah berdiri. Cisa langsung bertanya kepada ayah “ayah, kalau kita miskin dan aku hampir mati karena ayah tak mampu membelikan aku obat, apakah ayah akan sedih?” ayah langsung menjawab “kenapa kamu berkata seperti itu sa?” karena ibu itu (sambil menunjuk perempuan miskin tadi) lebih menderita dari kita tapi dia tetap berjuang untuk anaknya.” Dan seketika itu ayah meneteskan air mata dan berpikir untuk tidak membangun proyeknya di lahan itu. Ayah sangat baik kepada kami maupun kepada orang lain.
                Tetapi pada suatu ketika aku melihat ayah bertengar dengan bunda , aku tidak tahu apa yang terjadi. Sebelumnya aku tidak pernah melihat mereka bertengkar. Semenjak itu ayah sering sekali mengecewakan bunda, aku dan Cisa. Ayah sering melakukan hal-hal yang tidak mengenakan bunda, hingga suatu hari ayah mengatakan bahwa harus bercerai dengan bunda. Aku sangat sedih, begitu pula dengan Cisa. Aku dan Cisa sering berdoa bersama supaya mereka tidak berpisah dan kehidupan kami kembali seperti dulu. Cisa sering memeluk ayah tiba-tiba tetapi aku sering melihat ayah mengacuhkan Cisa dan pergi sambil meneteskan air mata. Aku tidak tahu apa yang sedang dipikirkan atau yang sedang dialami ayah, sehingga ia berubah secara cepat dan tanpa alasan.            Tiba hingga saatnya memang kedua orang tuaku benar-benar bercerai. Palu yang menandakan akhir keputusan bahwa kedua orang tuaku bercerai seperti tanda yang membunuhku. Aku tidak bisa berbuat apa-apa demi bunda dan adikku ini.
                Setelah tujuh tahun lamanya, aku masih sering melihat bunda menangis tiba-tiba, ia sangat bersedih atas apa yang terjadi dengan kami. Ayah pun semenjak pengadilan memutuskan perpisahan ayah dan bunda, ia tak pernah muncul lagi dihadapanku dan sedikitpun menemui aku, Cisa maupun bunda juga tidak. Aku tak tahu apa yang sebenarnya terjadi dengan ayah. Sehingga rasa benciku kepada ayah sangat membara.
                Suatu ketika aku, bunda dan Cisa pergi ke vila yang sudah tujuh tahun yang lalu sering kami kunjungi yaitu sebelum ayah dan Bunda berpisah. Aku mendapati barang-barang ayah masih tersimpan rapi disana. Kami bertemu dengan pak Tarjo yaitu penjaga vila kami, sudah lama kami tak berbincang dengannya.
                Saat aku hendak mencari barang digudang, ternyata gudang itu gelap tidak ada lampunya dan aku mencari sebuah lampu senter untuk menerangi. Tapi setelah lama aku cari aku tidak menemukannya. Aku berpikir untuk meminjam lampu senter milik pak Tarjo. Aku mendatangi rumahnya, tapi pak Tarjo sedang tidak ada dirumah. Tetapi aku melihat ada sebuah lampu senter di atas sebuah rak buku kecil dirumahnya. Aku  bergegas mengambil senter itu dulu nanti baru bilang. Saat aku mengambilnya, ada sebuah kotak kecil disitu dan seolah sangat menarik perhatianku untuk aku membukanya. Tidak bermaksud apa-apa, aku hanya ingin tahu saja apa isinya. Saat aku membukanya, ternyata berisi surat dan foto-foto seorang laki-laki yang sedang sakit. Aku membaca suratnya sambil meneteskan air mata. Ternyata surat itu adalah surat yang ditulis ayah untuk kami. Surat itu berisi tentang kejadian yang ia alami. Bahwa dia terkena kanker otak dan dengan segenap hati dia meminta maaf karena sebelumnya dia membuat kami benci kapadanya karena memang ayah tak mau membuat kita bersedih karena sebentar lagi ia akan mati. Sangat teriris sekali hatiku saat aku membaca surat itu. Kebencianku kepada ayah seketika itu bergnanti menjadi sebuah kemarahan. Aku marah ayah tak memberitahu kami bahwa ia sudah terkena kanker otak. Aku, Cisa dan bunda adalah orang terdekatnya, tapi kenapa dia tidak memberitahu kami. Kalau ayah cinta kami, dia akan memberitahukan apa yang terjadi dengan dirinya.
                Aku langsung berlari sambil bercucuran air mata membawa kotak itu dan menunjukannya pada Cisa dan bunda. Dan seketika itu juga mereka menangis. Dan tak lama kemudian karena kami menangis, pak Tarjo menghampiri kami dan melihat kotak itu sudah ada ditangan kami dan ia menyadari apa yang sudah terjadi dengan kami. Dengan suara keras, bunda bertanya kepada pak Tarjo “Kenapa pak Tarjo tidak memebritahukan kepada kami?” pak Tarjo pun dengan berat hati menjawab “saya sudah berjanji pada tuan, dan akan memberikan kotak ini ketika non Sica atau non Casi sudah menikah. Supaya non Sica dan non Casi tahu bahwa tuan tidak ingin melihat kalian bersedih.” Bunda bertanya “lalu bagaimana sekarang keadaan suamiku?” Pak Tarjo meteskan air mata dan berkata “ Beliau sudah meninggal.” Kami pun semakin larut dalam kesediahan. Kami marah dan menyesal tidak tahu apa yang terjadi dengan ayah.

                Aku berkata pada bunda “Ayah tidak cinta dengan kita, seharusnya dia mengatakan yang sebenarnya bahwa ia sakit. Ayah tidak menginginkan kita sedih tapi ia menginginkan kita sakit hati. Seharusnya ia mengijinkan kita tahu dan merawatnya sampai Tuhan menjemputnya.” Saat itu Casi memeluk aku dan Bunda. Dia bahkan lebih dewasa dari kita, ia berkata “sampai saat ini, ayah masih sayang dengan kita tapi ayah terlalu menyakiti dirinya sendiri karena ia ingin kita melupakannya, sehingga saat kita tahu ayah sudah tiada, kita tidak begitu bersedih.” Bunda menjawabnya “Ya, Casi benar, kita harus kuat dan melanjutkan hidup kita karena ayah menyayangi kita.”
                Setelah itu kami menjalani kehidupan kami. Aku dan Casi mengelola perusahaan ayah, supaya ayah bangga dengan kita. Dan kita tetap bersatu menjadi keluarga.

-cerpen tugas yang gaje buatanku-

Senin, 05 September 2011

Soul-mate

Tuhan menciptakan seorang manusia yang pertama disebut laki-laki, dan karena kebaikan-Nya diciptakannya manusia baru yang diambil dari tulang rusuk laki-laki itu (adam) dan menyebutnya sebagai perempuan untuk menemani adam supaya ia tidak kesepian. demikianlah manusia diciptakan secara berpasang-pasangan... dalam hal ini aku cuma mau share,, jangan takut!!! jangan takut atas setiap jodoh kita.. ingat!!! Tuhan itu baik, dia tidak pernah membiarkan kita menjadi orang yang menderita, hanya saj Tuhan inginkan kita mengalami proses pendewasaan diri supaya kita menjadi pribadi yang luar biasa. suatu saat kita akan temukan soul-mate kita, jadi ingat lagi, jangan kuatir! TAPI kita juga harus ingat, apakah tanpa usaha kita bisa memperoleh semua itu? Tuhan lebih berkenan pada kita yang mau berusaha. so, kita harus berusaha untuk menemukan soul-mate atau belahan jiwa kita :) gak mungkin donk soulmate kita tau-tau datang tiba-tiba?!
dan saat kita merasa udah berusaha keras mencari dan mencocok-cocokan soul-mate kita, tenang ajahhh ^^ Tuhan tak akan tinggal diam. Dia akan membeerikan kita waktu yang tepat untuk kita temukan soul-mate kita. jangan merasa rendah diri, tapi haruslah rendah hati! karena dengan rendah hati kita mudah untuk melakukan apapun karena didukung orang-orang disekitar kita, oleh karena kita bersikap rendah hati. keep try to look for your soul-mate =)